Candi Simping: Jejak Sejarah Raden Wijaya dan Peninggalan Kerajaan Majapahit di Blitar

Candi Simping merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan Kerajaan Majapahit. Berada di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, candi ini menjadi saksi bisu kejayaan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara. Meskipun kondisi bangunan Candi Simping saat ini tidak lagi berdiri utuh seperti masa kejayaannya, situs ini tetap memiliki daya tarik luar biasa karena berkaitan langsung dengan Raden Wijaya, pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit.
Bagi wisatawan yang tertarik dengan wisata sejarah Jawa Timur, Candi Simping menawarkan pengalaman berbeda. Tempat ini bukan hanya sekadar bangunan kuno, tetapi juga menyimpan cerita mengenai perjalanan politik, keagamaan, dan kebudayaan masyarakat Jawa pada masa kerajaan.
Keunikan Candi Simping terletak pada nilai historisnya yang sangat kuat. Situs ini dikenal sebagai tempat pendharmaan Raden Wijaya dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana setelah wafat pada tahun 1309 Masehi. Hubungan antara Candi Simping dan tokoh pendiri Majapahit menjadikan tempat ini salah satu peninggalan penting dalam sejarah Indonesia.
Contents
- 1 Mengenal Candi Simping Blitar Lebih Dekat
- 2 Sejarah Candi Simping dan Hubungannya dengan Raden Wijaya
- 3 Keunikan Arsitektur Candi Simping
- 4 Daya Tarik Wisata Candi Simping
- 5 Lokasi Candi Simping dan Akses Menuju Lokasi
- 6 Harga Tiket Masuk Candi Simping
- 7 Waktu Terbaik Mengunjungi Candi Simping
- 8 Aktivitas Menarik di Candi Simping
- 9 Tips Berkunjung ke Candi Simping
- 10 Candi Simping sebagai Destinasi Wisata Sejarah Jawa Timur
- 11 Kesimpulan
- 12 What's Your Reaction?
Mengenal Candi Simping Blitar Lebih Dekat
Candi Simping adalah situs peninggalan sejarah yang berada di Dusun Krajan, Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Masyarakat juga mengenal candi ini dengan nama Candi Sumberjati karena lokasinya berada di wilayah tersebut.
Berbeda dengan beberapa candi lain yang masih memiliki bangunan lengkap, Candi Simping saat ini hanya menyisakan bagian dasar atau struktur tertentu dari bangunan aslinya. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi nilai sejarah yang dimiliki oleh situs ini.
Candi Simping menjadi salah satu bukti bahwa wilayah Blitar memiliki peran penting dalam perkembangan Kerajaan Majapahit. Selain terkenal dengan berbagai peninggalan sejarah lainnya, Blitar menyimpan banyak situs yang berkaitan dengan perjalanan kerajaan besar di Jawa Timur.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah Majapahit secara lebih mendalam, kunjungan ke Candi Simping dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata budaya yang menarik.
Sejarah Candi Simping dan Hubungannya dengan Raden Wijaya
Sejarah Candi Simping tidak dapat dipisahkan dari sosok Raden Wijaya atau Sri Kertarajasa Jayawardhana. Ia merupakan pendiri Kerajaan Majapahit yang berhasil membangun kerajaan besar setelah runtuhnya Kerajaan Singhasari.
Candi Simping dibangun sebagai tempat penghormatan atau pendharmaan bagi Raden Wijaya setelah beliau wafat. Dalam tradisi kerajaan Jawa kuno, pendharmaan merupakan bentuk penghormatan terhadap raja yang telah meninggal dengan membangun tempat suci yang berkaitan dengan pengagungan tokoh tersebut.
Keberadaan Candi Simping juga tercatat dalam Kakawin Negarakertagama yang menggambarkan hubungan antara situs tersebut dengan leluhur kerajaan Majapahit. Catatan sejarah tersebut menunjukkan bahwa Candi Simping memiliki posisi penting dalam kehidupan spiritual dan politik kerajaan.
Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Candi Simping pernah mengalami perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa situs tersebut tetap dianggap penting oleh penerus kerajaan Majapahit.
Nilai sejarah inilah yang membuat Candi Simping berbeda dari destinasi wisata candi lainnya. Pengunjung tidak hanya melihat peninggalan batu kuno, tetapi juga dapat memahami bagaimana masyarakat masa lalu menghormati pemimpin dan leluhur kerajaan.
Keunikan Arsitektur Candi Simping
Walaupun kondisi Candi Simping saat ini berupa reruntuhan, situs ini tetap memiliki karakter arsitektur khas candi Jawa Timur.
Bangunan Candi Simping menggunakan batu andesit sebagai material utama. Struktur candi menunjukkan gaya pembangunan khas masa Majapahit yang memiliki bentuk lebih ramping dibandingkan beberapa candi dari periode sebelumnya.
Pada bagian yang tersisa, pengunjung masih dapat melihat struktur dasar bangunan serta beberapa bagian batu yang memperlihatkan detail seni ukir masa lampau.
Salah satu hal menarik dari Candi Simping adalah keberadaan unsur simbolik yang berkaitan dengan kepercayaan Hindu. Dahulu, di lokasi ini pernah ditemukan arca Harihara, yaitu perwujudan gabungan antara Dewa Siwa dan Dewa Wisnu yang dikaitkan dengan penggambaran Raden Wijaya.
Konsep Harihara menunjukkan perpaduan unsur keagamaan yang berkembang pada masa Majapahit. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat Jawa kuno memiliki sistem kepercayaan yang kompleks dan kaya akan simbol.
Daya Tarik Wisata Candi Simping

1. Situs Sejarah Pendiri Kerajaan Majapahit
Daya tarik utama Candi Simping adalah nilai sejarahnya yang sangat kuat.
Tidak banyak tempat wisata sejarah yang memiliki hubungan langsung dengan tokoh pendiri kerajaan besar seperti Majapahit. Berkunjung ke Candi Simping memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat perjalanan Raden Wijaya dalam membangun kerajaan yang kemudian memiliki pengaruh besar di Nusantara.
Bagi pecinta sejarah Indonesia, situs ini memiliki nilai edukasi yang tinggi karena berkaitan dengan salah satu periode penting dalam perjalanan bangsa.
2. Wisata Sejarah yang Tenang dan Tidak Terlalu Ramai
Candi Simping menawarkan suasana wisata yang berbeda dari destinasi sejarah populer lainnya.
Lokasinya yang berada di kawasan pedesaan membuat suasana sekitar terasa lebih tenang. Pengunjung dapat menikmati perjalanan sejarah tanpa harus menghadapi keramaian yang berlebihan.
Kondisi tersebut membuat Candi Simping cocok bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan budaya dengan suasana santai.
3. Destinasi Fotografi Bernuansa Heritage
Bagi penggemar fotografi, Candi Simping memiliki daya tarik tersendiri.
Struktur batu kuno, suasana situs bersejarah, serta lingkungan sekitar memberikan banyak pilihan objek foto. Wisatawan dapat mengabadikan perjalanan dengan konsep fotografi heritage yang menampilkan nuansa masa lalu.
Meskipun tidak memiliki bangunan tinggi seperti beberapa candi besar, karakter reruntuhan Candi Simping justru memberikan kesan autentik dan berbeda.
4. Bagian dari Wisata Sejarah Blitar
Candi Simping menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian wisata sejarah di Blitar.
Kabupaten Blitar dikenal memiliki berbagai peninggalan kerajaan, khususnya dari masa Hindu-Buddha. Oleh karena itu, wisatawan dapat menyusun perjalanan sejarah dengan mengunjungi beberapa situs budaya lainnya di wilayah Blitar.
Lokasi Candi Simping dan Akses Menuju Lokasi
Candi Simping berada di Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Lokasinya dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi dari pusat Kota Blitar.
Perjalanan menuju Candi Simping relatif mudah karena lokasinya berada di kawasan permukiman masyarakat. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bagi pengunjung yang baru pertama kali datang, penggunaan aplikasi navigasi dapat membantu menemukan lokasi dengan lebih mudah.
Karena merupakan situs sejarah, pengunjung disarankan tetap menjaga sikap selama berada di kawasan candi. Menghormati lingkungan dan menjaga kebersihan menjadi bagian penting dalam pelestarian situs budaya.
Harga Tiket Masuk Candi Simping
Candi Simping termasuk destinasi wisata sejarah yang relatif terjangkau. Umumnya, pengunjung tidak membutuhkan biaya besar untuk menikmati situs ini.
Namun, biaya masuk atau aturan kunjungan dapat berubah sesuai kebijakan pengelola maupun kondisi kawasan wisata.
Keunggulan utama Candi Simping bukan terletak pada fasilitas wisata modern, melainkan pada pengalaman melihat langsung peninggalan sejarah yang memiliki hubungan dengan Kerajaan Majapahit.
Dengan biaya yang ekonomis, wisatawan dapat memperoleh pengalaman edukasi sejarah yang bernilai tinggi.
Waktu Terbaik Mengunjungi Candi Simping
Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Simping adalah pagi atau sore hari.
Pada pagi hari, udara terasa lebih sejuk sehingga aktivitas melihat-lihat area candi menjadi lebih nyaman. Selain itu, pencahayaan pagi sangat cocok untuk fotografi.
Sore hari juga menjadi pilihan menarik karena suasana sekitar lebih tenang dan cahaya matahari memberikan nuansa dramatis pada bangunan bersejarah.
Wisatawan sebaiknya menghindari waktu siang yang terlalu panas agar perjalanan lebih nyaman.
Aktivitas Menarik di Candi Simping
Mempelajari Sejarah Majapahit
Aktivitas utama saat berkunjung ke Candi Simping adalah mempelajari sejarah Kerajaan Majapahit.
Wisatawan dapat memahami bagaimana kerajaan tersebut berkembang, bagaimana sistem penghormatan terhadap raja dilakukan, serta bagaimana budaya Hindu-Buddha memengaruhi kehidupan masyarakat Jawa.
Bagi pelajar dan keluarga, Candi Simping dapat menjadi lokasi wisata edukasi yang menarik.
Menikmati Suasana Situs Kuno
Candi Simping memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat merasakan atmosfer situs sejarah yang masih berada di lingkungan alami.
Suasana tenang membuat wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan lebih mendalam.
Mengabadikan Dokumentasi Perjalanan
Fotografi menjadi aktivitas yang banyak dilakukan pengunjung.
Bangunan kuno, batu bersejarah, dan suasana sekitar dapat menjadi objek menarik untuk dokumentasi perjalanan.
Informasi mengenai sejarah, budaya, dan berbagai pengetahuan lainnya juga dapat dipelajari melalui https://pengetahuan.id.
Tips Berkunjung ke Candi Simping
Agar perjalanan lebih nyaman, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Datang pada pagi atau sore hari.
- Gunakan pakaian nyaman untuk aktivitas luar ruangan.
- Bawa kamera untuk dokumentasi.
- Jangan merusak atau memindahkan bagian batu candi.
- Jaga kebersihan area situs.
- Hormati kawasan sebagai peninggalan sejarah.
Candi Simping sebagai Destinasi Wisata Sejarah Jawa Timur
Candi Simping menjadi salah satu destinasi yang memperlihatkan betapa kayanya sejarah Jawa Timur. Meskipun tidak lagi berdiri secara utuh, situs ini tetap memiliki nilai penting karena menyimpan cerita tentang awal berdirinya Kerajaan Majapahit.
Bagi wisatawan yang menyukai wisata sejarah, Candi Simping menawarkan pengalaman yang lebih mendalam dibandingkan sekadar melihat bangunan kuno. Tempat ini mengajak pengunjung memahami perjalanan sebuah kerajaan, filosofi kehidupan masyarakat masa lalu, dan hubungan antara budaya dengan kekuasaan.
Wisatawan yang ingin memperluas perjalanan sejarah juga dapat mengunjungi berbagai candi lain di Pulau Jawa, termasuk Candi Plaosan yang memiliki keunikan arsitektur serta cerita sejarah mengenai perpaduan budaya Hindu dan Buddha.
Selain itu, bagi pecinta wisata candi dan peninggalan kerajaan, perjalanan dapat dilengkapi dengan mengenal situs sejarah lain seperti Candi Plaosan yang menjadi salah satu destinasi budaya menarik di kawasan Jawa Tengah.
Kesimpulan
Candi Simping merupakan salah satu destinasi wisata sejarah Blitar yang memiliki nilai budaya dan sejarah luar biasa. Sebagai tempat pendharmaan Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit, situs ini menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Nusantara.
Meskipun kondisi bangunannya tidak lagi utuh, Candi Simping tetap memiliki daya tarik melalui cerita sejarah, arsitektur kuno, serta suasana yang tenang.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh tentang Kerajaan Majapahit dan kekayaan budaya Jawa Timur, Candi Simping adalah destinasi yang layak dikunjungi. Tempat ini menjadi pengingat bahwa peninggalan sejarah bukan hanya tentang bentuk bangunan, tetapi juga tentang cerita, nilai, dan warisan peradaban yang terus hidup hingga saat ini.




