Menara Siger

Menara Siger

Destinasi Wisata & Ikon Provinsi Lampung

Average Reviews

Deskripsi

Tanggal 30 April 2008 silam, Gubernur Sjachroedin Z. P. meresmikan Menara Siger sebagai simbolis harapan kemajuan di Provinsi Lampung. Prosesnya berlangsung ramai serta dihadiri oleh para sejumlah duta besar. Bangunan yang terdiri dari 6 lantai ini menghabiskan dana kurang lebih Rp15 miliar. Kini Menara Siger menjadi penanda ikonik sekaligus titik nol Sumatra. Posisinya yang belokasi di atas bukit setinggi 32 meter, tidak pelak mengundang perhatian. Bentuk menara bagai mahkota yang didominasi dengan hiasan warna-warna mencolok. Tidak hanya sekadar bangunan, Menara Siger ternyata juga menyimpan banyak makna. Sebagian berasumsi bahwa ukiran di atas menara melambangkan tujuh pegunungan yang menjadi asal-muasal dari sejarah masyarakat Lampung. Di lain pihak, ada juga yang menghubungkannya dengan miniatur Candi Borobudur.

Daya Tarik yang Dimiliki Menara Siger Lampung

Daya Tarik Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Khoirul Anwar)

1. Puluhan Undakan Tangga

Lokasi ini sangat cocok bagi para pecinta ketinggian. Terdapat sebuah tangga yang menghubungkan jalan raya dengan pelataran menara. Terbuat dari semen yang dicor. Di sisi kiri serta kanan diberi pagar pembatas berbahan dasar besi. Dengan demikian, anak kecil sekalipun dimungkinkan tetap aman saat bermain di sini. Di sisi lain, menanjaki undakan tangga memang sedikit melelahkan. Terlebih, kalau usia Kamu tidak lagi muda serta stamina mulai berkurang. Namun, itu juga dapat berguna sebagai tantangan. Kamu yang mungkin jarang berjalan kaki dapat menganggapnya sebagai olahraga ringan.

2. Bangunannya Didesain agar Tahan Gempa

Setinggi 110 meter dari permukaan laut, membuat posisi Menara Siregar rawan mengalami akibat buruk kalau terjadi bencana alam. Atas situasi tersebut, proses perancangannya memanfaatkan teknik ferrocement. Diyakini teknik ini sanggup membuat sebuah bangunan tahan terhadap guncangan serta terpaan angin.
BACA:  Kebun Teh Nglinggo, Menikmati Pemandangan Habitat Bagus Nan Hijau di Kulon Progo
Di samping itu, bahan mahkota memanfaatkan jaringan kawat seperti sarang laba-laba. Tujuannya agar beban pada bangunan utama berkurang sehingga mempunyai struktur yang kuat. Hingga kini, terbukti bahwa Menara Siger belum pernah mengalami kerusakan karena terpaan angin serta guncangan kencang.

3. Pemandangan Menawan dari Puncak Menara

Apabila mau menyaksikan panorama lautan, Kamu dapat naik ke puncak menara. Pelabuhan Bakauheni selaku gerbang penghubung Nusa Jawa serta Sumatra, telah siap memanjakan Kamu. Puluhan kapal melintasi lautan. Mobil-mobil pengangkut logistik memadati jalanan. Hamparan laut seolah tidak berujung. Di beberapa titik tampak pulau-pulau kecil mempercantik pemandangan. Rona airnya biru tua, begitu eksotis serta terkesan segar. Beranjak ke daratan, ada tol panjang yang tertata apik. Jalan raya dihiasi rambu kemudian lintas bertransformasi layaknya miniatur kota.
Daya Tarik yang Dimiliki Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Erna Priyambodo)
Bilamana pun Kamu datang ke sini, pesona dari puncak menara tidak akan memudar. Malah semakin bagus dari waktu ke waktu. Ketika pagi menjelang, Kamu dapat menyaksikan warna kuning keemasan yang muncul lambat-laun di ufuk timur. Pada siang hari, langit biru membentang di atas kepala seakan menaungi kehidupan. Sorenya, matahari tenggelam menghasilkan bias jingga yang merebak di angkasa. Tatkala malam tiba, lampu-lampu kota berkilauan hingga sanggup membuat Kamu terpukau. Jangan sampai melewatkan keramahan alam yang terpampang jelas di depan mata Kamu. Setiap sudut wilayah Menara Siger menyajikan daya pikat tersendiri.

4. Tugu yang Menjadi Penanda Titik Nol Sumatera

Menghindar sedikit dari anak tangga pertama menara, Kamu akan dihadapkan pada Tugu Nol Kilometer Sumatra. Banyak data menarik yang tersimpan di sini. Misalnya saja, data tempat-tempat wisata di Provinsi Lampung. Selain itu, Kamu juga dapat membaca papan jarak antarprovinsi di Kepulauan Sumatra. Tentu, tugu ini jadi patokannya. Jangan lupa berfoto sebagai tanda bukti bahwa Kamu pernah menginjakkan kaki di wilayah Lampung. Setelah itu bagikan momen tersebut melalui laman media sosial agar lebih banyak orang yang tahu. Dengan begitu, Terdapat telah turut berkontribusi dalam upaya promosi serta pengembangan pariwisata.

5. Ikon Bahtera Raksasa

Pas di halaman Menara Siger, dibangun sebuah ikon perahu raksasa. Para pengunjung kerap memilihnya sebagai spot berfoto yang unik. Bentuknya tidak jauh berbeda dengan perahu biasa, dilapisi cat berwarna hijau. Tak menyudahi di situ, aneka pepohonan tumbuh subur di sekeliling menara. Kesannya seperti dikepung oleh hutan. Suasananya sejuk dibalut angin yang berembus kencang. Disarankan untuk berkunjung saat musim kemarau agar berkesempatan menyaksikan seluruh keunikan yang ada.

Tujuan, Rute Letak serta Harga Tiket Masuk Menara Siger

Lokasi Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Khoirul Anwar)
Banyak rute yang dapat dilewati untuk mengarah Menara Siger, baik jalur darat, udara, maupun laut. Aksesnya juga mudah karena didukung oleh sarana transportasi umum yang memadai. Letak menara ini berada di kawasan Jalan Lintas Sumatra, Lampung Selatan. Apabila Kamu datang dari Nusa Jawa, maka alternatif paling mudah dengan menumpang kapal feri dari Pelabuhan Merak, Banten. Kamu akan dibawa melintasi Selat Sunda mengarah Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dari jarak tertentu, Kamu sudah dapat melihat Menara Siger berdiri kokoh di kejauhan. Hanya terpaut sejauh 1 kilometer dengan pelabuhan. Apabila Kamu mau menggunakan jalur udara, maka carilah tiket penerbangan ke Bandar Udara Dunia Radin Inten II. Selanjutnya, berdayakan bis Trans Lampung mengarah Terminal Rajabasa. Ambil bis ke arah pertigaan Bakauheni. Setiba di sana, Kamu dapat berjalan kaki atau menyewa ojek. Tinggal 500 meter lagi Kamu akan tiba di lokasi tujuan. Selain itu, juga dapat menggunakan angkutan umum dari Stasiun Tanjung Karang. Kamu harus melintasi Jalan Kartini bergerak ke Jalan Teuku Umar hingga Jalan Radin Inten. Ambil bis bertrayek Sukaraja-Rajabasa mengarah Terminal Rajabasa. Teruskan perjalanan sampai ke Bakauheni. Di sisi lain, apabila Kamu menggunakan kendaraan pribadi, manfaatkan Google Map sebagai pemandu. Tak sulit untuk menemukan Menara Siger. Posisinya sungguh strategis, kokoh berdiri di atas Bukit Gamping. Agaknya, seluruh masyarakat Lampung mengetahui perihal tersebut. Jadi, Kamu dapat bertanya kepada siapa saja yang mungkin ditemui selama perjalanan. Jam operasional berlangsung dari pagi hingga malam, pukul 06.00-00.00 WIB. Tiket masuk dipatok sebesar Rp 25.000 untuk dapat menikmati keindahan Menara Siger. Harga tersebut mungkin saja berubah sewaktu-waktu, terutama ketika menjelang hari besar atau liburan nasional. Terdapat baiknya Kamu menyiapkan dana lebih sebelum berkunjung.

Kegiatan Seru yang Dapat Dilakukan di Menara Siger

Kegiatan di Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Usman Efendi)

1. Menyewa Teropong

Sewa teropong dikenai biaya tambahan Rp 5.000. Apabila Kamu mau memiliki kepuasan maksimal ketika melakukan pengamatan, sebaiknya gunakan teropong. Jarak pandang menjadi lebih jauh serta jelas. Sebenarnya, akan lebih bagus untuk membawanya dari rumah. Perlu diketahui, semakin tinggi tingkat ketelitian teropong, maka semakin baik pula potret yang akan Kamu nikmati. Kegiatan semacam ini sangat cocok dilakukan pada malam hari. Arahkan teropong ke langit untuk mencari bintang.

2. Menjelajahi Bagian Dalam Menara

ciptaan eksterior serta bidang dalamnya mengadopsi ukiran-ukiran pada motif kain tapis selaku ciri khas penduduk setempat. Luas bangunan mencapai 50 x 11 meter. Terdapat 6 lantai yang terhubung oleh tangga handbook. Separuh dinding terbuat dari kaca sehingga memungkinkan pengunjung untuk menengok ke luar.
Kegiatan Seru di Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Lyra Azzla Maheer)
Bagian dalam menara tampak megah. Setiap koridor dibatasi oleh pagar yang mempunyai ukiran khas. Kamu dapat melihat kerucut atap ketika berdiri di lantai satu. Tangga penghubungnya berkelok-kelok serta jumlahnya lumayan banyak. Tak direkomendasikan bagi pengunjung berumur lanjut.

3. Melukis

Banyak objek yang dapat Kamu jadikan lukisan di sekitaran sini. Pemandangan lautan, kapal yang sedang berlabuh, pulau-pulau kecil di kejauhan, perbukitan, serta paling utama adalah bangunan Menara Siger itu sendiri. Kamu dapat membentangkan peralatan melukis di halaman atau di puncak menara.

4. Piknik Seiring Orang Tersayang

Siapkan perbekalan serta alas duduk sebelum berangkat. Ajaklah keluarga, pasangan, atau teman akrab. Sebaiknya berkunjung sejak pagi agar memiliki momen terbaik. Komplek Menara Siger cukup luas, Kamu dapat menggelar tikar di mana saja. Namun, disarankan mencari tempat yang teduh seperti di bawah pohon. Terdapat pula gazebo yang disediakan pihak pengelola. Lokasinya di tengah taman dekat Tugu Nol Kilometer. Tanaman hias berjajar apik, juga angin sepoi-sepoi semakin menyegarkan suasana.

Fasilitas yang Tersedia di Menara Siger Lampung

Fasilitas Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Yayan Surohman)
Berbagai fasilitas umum tersedia di sekitar menara. Memperoleh dimanfaatkan secara bebas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Terdapat musala, rest room, serta parkiran luas. Selain itu, masyarakat setempat membangun warung makan di halaman terluar. Sejumlah tempat duduk siap menyambut Kamu. Tak perlu takut kekurangan selama berekreasi di sini. Menara Siger memang menyimpan beragam keindahan. Tidak heran banyak pelancong berlomba untuk mampir. Terasa belum sah apabila datang ke Lampung tanpa menginjakkan kaki di sini. Sayangnya, seluruh kemungkinan tersebut tidak dibarengi perawatan maksimal. Kini, bangunan berumur belasan tahun itu tampak kumuh, pesonanya pun mulai memudar. Menara Siger dibangun atas dasar harapan peningkatan pendapatan wilayah lewat zona pariwisata. Sudah seyogianya pemerintah setempat lebih conscious terhadap kondisi destinasi ini. Pasalnya, situasi tidak terawat berpotensi mengurangi minat wisatawan secara lambat-laun. Sayang kalau akhirnya monumen berharga semacam ini berujung dilupakan.

Photos