Tanggal 30 April 2008 silam, Gubernur Sjachroedin Z. P. meresmikan Menara Siger sebagai simbolis harapan kemajuan di Provinsi Lampung. Prosesnya berlangsung ramai serta dihadiri oleh para sejumlah duta besar. Bangunan yang terdiri dari 6 lantai ini menghabiskan dana kurang lebih Rp15 miliar. Kini Menara Siger menjadi penanda ikonik sekaligus titik nol Sumatra. Posisinya yang belokasi di atas bukit setinggi 32 meter, tidak pelak mengundang perhatian. Bentuk menara bagai mahkota yang didominasi dengan hiasan warna-warna mencolok. Tidak hanya sekadar bangunan, Menara Siger ternyata juga menyimpan banyak makna. Sebagian berasumsi bahwa ukiran di atas menara melambangkan tujuh pegunungan yang menjadi asal-muasal dari sejarah masyarakat Lampung. Di lain pihak, ada juga yang menghubungkannya dengan miniatur Candi Borobudur.

Daya Tarik yang Dimiliki Menara Siger Lampung

Daya Tarik Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Khoirul Anwar)

1. Puluhan Undakan Tangga

Lokasi ini sangat cocok bagi para pecinta ketinggian. Terdapat sebuah tangga yang menghubungkan jalan raya dengan pelataran menara. Terbuat dari semen yang dicor. Di sisi kiri serta kanan diberi pagar pembatas berbahan dasar besi. Dengan demikian, anak kecil sekalipun dimungkinkan tetap aman saat bermain di sini. Di sisi lain, menanjaki undakan tangga memang sedikit melelahkan. Terlebih, kalau usia Kamu tidak lagi muda serta stamina mulai berkurang. Namun, itu juga dapat berguna sebagai tantangan. Kamu yang mungkin jarang berjalan kaki dapat menganggapnya sebagai olahraga ringan.

2. Bangunannya Didesain agar Tahan Gempa

Setinggi 110 meter dari permukaan laut, membuat posisi Menara Siregar rawan mengalami akibat buruk kalau terjadi bencana alam. Atas situasi tersebut, proses perancangannya memanfaatkan teknik ferrocement. Diyakini teknik ini sanggup membuat sebuah bangunan tahan terhadap guncangan serta terpaan angin.
BACA:  Kebun Teh Nglinggo, Menikmati Pemandangan Habitat Bagus Nan Hijau di Kulon Progo
Di samping itu, bahan mahkota memanfaatkan jaringan kawat seperti sarang laba-laba. Tujuannya agar beban pada bangunan utama berkurang sehingga mempunyai struktur yang kuat. Hingga kini, terbukti bahwa Menara Siger belum pernah mengalami kerusakan karena terpaan angin serta guncangan kencang.

3. Pemandangan Menawan dari Puncak Menara

Apabila mau menyaksikan panorama lautan, Kamu dapat naik ke puncak menara. Pelabuhan Bakauheni selaku gerbang penghubung Nusa Jawa serta Sumatra, telah siap memanjakan Kamu. Puluhan kapal melintasi lautan. Mobil-mobil pengangkut logistik memadati jalanan. Hamparan laut seolah tidak berujung. Di beberapa titik tampak pulau-pulau kecil mempercantik pemandangan. Rona airnya biru tua, begitu eksotis serta terkesan segar. Beranjak ke daratan, ada tol panjang yang tertata apik. Jalan raya dihiasi rambu kemudian lintas bertransformasi layaknya miniatur kota.
Daya Tarik yang Dimiliki Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Erna Priyambodo)
Bilamana pun Kamu datang ke sini, pesona dari puncak menara tidak akan memudar. Malah semakin bagus dari waktu ke waktu. Ketika pagi menjelang, Kamu dapat menyaksikan warna kuning keemasan yang muncul lambat-laun di ufuk timur. Pada siang hari, langit biru membentang di atas kepala seakan menaungi kehidupan. Sorenya, matahari tenggelam menghasilkan bias jingga yang merebak di angkasa. Tatkala malam tiba, lampu-lampu kota berkilauan hingga sanggup membuat Kamu terpukau. Jangan sampai melewatkan keramahan alam yang terpampang jelas di depan mata Kamu. Setiap sudut wilayah Menara Siger menyajikan daya pikat tersendiri.

4. Tugu yang Menjadi Penanda Titik Nol Sumatera

Menghindar sedikit dari anak tangga pertama menara, Kamu akan dihadapkan pada Tugu Nol Kilometer Sumatra. Banyak data menarik yang tersimpan di sini. Misalnya saja, data tempat-tempat wisata di Provinsi Lampung. Selain itu, Kamu juga dapat membaca papan jarak antarprovinsi di Kepulauan Sumatra. Tentu, tugu ini jadi patokannya. Jangan lupa berfoto sebagai tanda bukti bahwa Kamu pernah menginjakkan kaki di wilayah Lampung. Setelah itu bagikan momen tersebut melalui laman media sosial agar lebih banyak orang yang tahu. Dengan begitu, Terdapat telah turut berkontribusi dalam upaya promosi serta pengembangan pariwisata.

5. Ikon Bahtera Raksasa

Pas di halaman Menara Siger, dibangun sebuah ikon perahu raksasa. Para pengunjung kerap memilihnya sebagai spot berfoto yang unik. Bentuknya tidak jauh berbeda dengan perahu biasa, dilapisi cat berwarna hijau. Tak menyudahi di situ, aneka pepohonan tumbuh subur di sekeliling menara. Kesannya seperti dikepung oleh hutan. Suasananya sejuk dibalut angin yang berembus kencang. Disarankan untuk berkunjung saat musim kemarau agar berkesempatan menyaksikan seluruh keunikan yang ada.

Tujuan, Rute Letak serta Harga Tiket Masuk Menara Siger

Lokasi Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Khoirul Anwar)
Banyak rute yang dapat dilewati untuk mengarah Menara Siger, baik jalur darat, udara, maupun laut. Aksesnya juga mudah karena didukung oleh sarana transportasi umum yang memadai. Letak menara ini berada di kawasan Jalan Lintas Sumatra, Lampung Selatan. Apabila Kamu datang dari Nusa Jawa, maka alternatif paling mudah dengan menumpang kapal feri dari Pelabuhan Merak, Banten. Kamu akan dibawa melintasi Selat Sunda mengarah Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dari jarak tertentu, Kamu sudah dapat melihat Menara Siger berdiri kokoh di kejauhan. Hanya terpaut sejauh 1 kilometer dengan pelabuhan. Apabila Kamu mau menggunakan jalur udara, maka carilah tiket penerbangan ke Bandar Udara Dunia Radin Inten II. Selanjutnya, berdayakan bis Trans Lampung mengarah Terminal Rajabasa. Ambil bis ke arah pertigaan Bakauheni. Setiba di sana, Kamu dapat berjalan kaki atau menyewa ojek. Tinggal 500 meter lagi Kamu akan tiba di lokasi tujuan. Selain itu, juga dapat menggunakan angkutan umum dari Stasiun Tanjung Karang. Kamu harus melintasi Jalan Kartini bergerak ke Jalan Teuku Umar hingga Jalan Radin Inten. Ambil bis bertrayek Sukaraja-Rajabasa mengarah Terminal Rajabasa. Teruskan perjalanan sampai ke Bakauheni. Di sisi lain, apabila Kamu menggunakan kendaraan pribadi, manfaatkan Google Map sebagai pemandu. Tak sulit untuk menemukan Menara Siger. Posisinya sungguh strategis, kokoh berdiri di atas Bukit Gamping. Agaknya, seluruh masyarakat Lampung mengetahui perihal tersebut. Jadi, Kamu dapat bertanya kepada siapa saja yang mungkin ditemui selama perjalanan. Jam operasional berlangsung dari pagi hingga malam, pukul 06.00-00.00 WIB. Tiket masuk dipatok sebesar Rp 25.000 untuk dapat menikmati keindahan Menara Siger. Harga tersebut mungkin saja berubah sewaktu-waktu, terutama ketika menjelang hari besar atau liburan nasional. Terdapat baiknya Kamu menyiapkan dana lebih sebelum berkunjung.

Kegiatan Seru yang Dapat Dilakukan di Menara Siger

Kegiatan di Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Usman Efendi)

1. Menyewa Teropong

Sewa teropong dikenai biaya tambahan Rp 5.000. Apabila Kamu mau memiliki kepuasan maksimal ketika melakukan pengamatan, sebaiknya gunakan teropong. Jarak pandang menjadi lebih jauh serta jelas. Sebenarnya, akan lebih bagus untuk membawanya dari rumah. Perlu diketahui, semakin tinggi tingkat ketelitian teropong, maka semakin baik pula potret yang akan Kamu nikmati. Kegiatan semacam ini sangat cocok dilakukan pada malam hari. Arahkan teropong ke langit untuk mencari bintang.

2. Menjelajahi Bagian Dalam Menara

ciptaan eksterior serta bidang dalamnya mengadopsi ukiran-ukiran pada motif kain tapis selaku ciri khas penduduk setempat. Luas bangunan mencapai 50 x 11 meter. Terdapat 6 lantai yang terhubung oleh tangga handbook. Separuh dinding terbuat dari kaca sehingga memungkinkan pengunjung untuk menengok ke luar.
Kegiatan Seru di Menara Siger
Picture Credit score: Google Maps (Lyra Azzla Maheer)
Bagian dalam menara tampak megah. Setiap koridor dibatasi oleh pagar yang mempunyai ukiran khas. Kamu dapat melihat kerucut atap ketika berdiri di lantai satu. Tangga penghubungnya berkelok-kelok serta jumlahnya lumayan banyak. Tak direkomendasikan bagi pengunjung berumur lanjut.

3. Melukis

Banyak objek yang dapat Kamu jadikan lukisan di sekitaran sini. Pemandangan lautan, kapal yang sedang berlabuh, pulau-pulau kecil di kejauhan, perbukitan, serta paling utama adalah bangunan Menara Siger itu sendiri. Kamu dapat membentangkan peralatan melukis di halaman atau di puncak menara.

4. Piknik Seiring Orang Tersayang

Siapkan perbekalan serta alas duduk sebelum berangkat. Ajaklah keluarga, pasangan, atau teman akrab. Sebaiknya berkunjung sejak pagi agar memiliki momen terbaik. Komplek Menara Siger cukup luas, Kamu dapat menggelar tikar di mana saja. Namun, disarankan mencari tempat yang teduh seperti di bawah pohon. Terdapat pula gazebo yang disediakan pihak pengelola. Lokasinya di tengah taman dekat Tugu Nol Kilometer. Tanaman hias berjajar apik, juga angin sepoi-sepoi semakin menyegarkan suasana.

Fasilitas yang Tersedia di Menara Siger Lampung

Fasilitas Menara Siger Lampung
Picture Credit score: Google Maps (Yayan Surohman)
Berbagai fasilitas umum tersedia di sekitar menara. Memperoleh dimanfaatkan secara bebas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Terdapat musala, rest room, serta parkiran luas. Selain itu, masyarakat setempat membangun warung makan di halaman terluar. Sejumlah tempat duduk siap menyambut Kamu. Tak perlu takut kekurangan selama berekreasi di sini. Menara Siger memang menyimpan beragam keindahan. Tidak heran banyak pelancong berlomba untuk mampir. Terasa belum sah apabila datang ke Lampung tanpa menginjakkan kaki di sini. Sayangnya, seluruh kemungkinan tersebut tidak dibarengi perawatan maksimal. Kini, bangunan berumur belasan tahun itu tampak kumuh, pesonanya pun mulai memudar. Menara Siger dibangun atas dasar harapan peningkatan pendapatan wilayah lewat zona pariwisata. Sudah seyogianya pemerintah setempat lebih conscious terhadap kondisi destinasi ini. Pasalnya, situasi tidak terawat berpotensi mengurangi minat wisatawan secara lambat-laun. Sayang kalau akhirnya monumen berharga semacam ini berujung dilupakan. Pernahkah anda melihat The Great Wall Di Tiongkok? Jembatan tersebut merupakan jembatan terpanjang yang pernah dibikin oleh manusia, karena mempunyai panjang sekitar 21.196 km Oleh sebab itu Tembok Raksasa itu masuk ke dalam 7 keajaiban dunia, serta selalu ramai didatangi oleh wisatawan yang datang dari belahan dunia manapun. Dan ternyata di Indonesia juga terdapat sebuah jembatan yang dibikin seperti The Great Wall Of China namun tidak sepanjang itu. Namanya ialah Sajuta Janjang, yang merupakan jalan penghubung mengarah lokasi pelataran pohon pinus di Puncak Singgalang. Sajuta Janjang mempunyai panjang sekitar 3,7 km dengan corak dinding jembatan menyerupai The Great Wall Of China. Meskipun difungsikan sebagai jalan penghubung mengarah Puncak Singgalang, namun ternyata jembatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sehingga banyak wisatawan yang datang untuk menjajal jembatan tersebut, sembari menyaksikan pemandangan alam yang sangat mengagumkan.
Jembatan Dengan Sejuta Keindahan
Jembatan Dengan Sejuta Keindahan. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Letak Janjang Sajuta

Letak Janjang Sajuta terletak di kanagarian Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Gapura Sajuta Janjang
Gapura Sajuta Janjang. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com

Rute Mengarah Janjang Sajuta

Letak Janjang Sajuta sekitar 42 km dari pusat Kota Agam dengan estimasi waktu sekitar 1,5 jam. Ketika anda sudah berada di simpang empat Pasar Padang Luar belok ke kiri, terus lurus sejauh kurang lebih 2 km. Sesudah itu belok kiri mengarah kawasan pemukiman warga, setelah menemukan jalan yang bercabang belok ke kiri kembali. Anda akan memulai perjalanan dengan jalan yang menanjak serta berkelok-kelok. Suasana mulai terasa sejuk dengan rindangnya pepohonan di sepanjang perjalanan, sesekali anda akan menjumpai rumah warga. Tetaplah berada di jalur sebelah kiri, serta ikuti jalanan yang sudah beraspal. Kondisi jalannya mulus serta dapat dilalui oleh kendaraan motor maupun mobil. Namun kalau anda menggunakan mobil, harus lebih waspada serta berhati-hati. Karena kondisi jalan yang tidak terlalu lebar, sehingga harus ekstra tindakan ketika berpapasan dengan mobil lain dari arah yang berlawanan. Sesudah itu ketika anda menemukan jalan persimpangan kembali beloklah ke arah kiri melalui jalanan yang sudah di cor, setelah itu anda akan menemukan sebuah tulisan Lereng Singgalang. Kondisi jalan sangat menanjak serta berbelok, jadi anda harus berhati-hati. Dari tulisan tadi sekitar 250 meter lagi tiba di space Sajuta Janjang. Lokasinya berada di sebelah kiri jalan.

Jam Buka Janjang Sajuta

Jam operasional Janjang Sajuta dibuka mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 17.00. Sedangkan untuk hari Jum’at lokasi wisata ini ditutup untuk umum.

Tiket Janjang Sajuta

Tak ada tiket masuk yang diberlakukan ketika anda mengunjungi Janjang Sajuta ini, namun anda hanya perlu membayar tiket parkir sebesar:

Fasilitas Janjang Sajuta

Fasilitas pendukung yang ada di lokasi Janjang Sajuta diantaranya:

Daya Tarik Janjang Sajuta

Meskipun hanya sebuah jembatan penghubung, namun Janjang Sajuta mempunyai daya tarik tersendiri. Merupakan diantaranya:

1. Jembatan Nan Kece Badai

Sajuta Janjang
Sajuta Janjang. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com
Kita pantas berbangga diri dengan kehadiran Sajuta Janjang di Indonesia, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Agam. Karena ternyata kita sanggup membuat sebuah jembatan yang kece badai seperti ini. Meskipun tujuan awal pembuatan jembatan ini hanyalah sebuah penghubung, namun ternyata Sajuta Janjang menjadi icon dari Lereng Singgalang. Trekking yang akan anda lakukan sejauh 3,7 km dengan menghadirkan panorama alam yang sangat indah. Pemandangan di awal trekking akan tampak Nagari Balingka serta Ngarai Sianok. Sesudah itu ketika anda berada di tengah perjalanan, anda akan menyaksikan Gunung Marapi, Aua Kuning serta Jam Gadang. Sesudah itu ketika tiba di puncak pinus akan nampak Bukit Taman Raya Balingka serta Kota Bukit Tinggi. Meskipun cukup melelahkan namun hal tersebut terbayarkan dengan apa yang anda saksikan di sepanjang perjalanan. Apabila anda lelah beristirahatlah sambil mengambil beberapa gambar dengan keindahan tersebut.

2. Pelataran Pinus Di Puncak Bukit Singgalang

Panorama Alam Di Puncak Bukit Singgalang
Pemandangan Habitat Di Puncak Bukit Singgalang. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com
Ketika tiba di puncak Bukit Singgalang, panorama alam yang terhampar di depan mata sungguh sangat mengagumkan. Anda dapat melihat kota yang dikelilingi oleh barisan gunung serta bukit-bukit. Keadaan di puncak memang cukup dingin namun menyegarkan, udara yang anda hirup sangat segar. Hal tersebut karena kehadiran Pohon Pinus, yang dapat memberikan udara yang lebih bersih juga segar. Deretan pohon pinus membuat kita semakin mencintai keindahan di Sajuta Janjang, karena telah memanjakan mata serta diri ini dengan keindahan alamnya yang luar biasa.

3. Spot Foto

Letak wisata yang satu ini pasti akan membuat siapa saja betah untuk berlama-lama disini, apalagi untuk anda yang mencintai dunia fotografi atau anda yang doyan selfie. Keindahan alam memang selalu jadi spot foto terbaik, anda dapat berfoto ketika sedang berada di Janjang Sajuta dengan segala keunikan serta keindahan yang ada. Atau anda juga dapat berfoto ketika di pelataran pohon pinus dengan deretan pinus yang menjulang tinggi, ditambah dengan keindahan Kota Bukit Tinggi dari ketinggian.

4. Menikmati Keindahan Habitat

Selalu Ramai Dikunjungi
Selalu Ramai Didatangi. GoogleMaps. Sumber: lh5.googleusercontent.com
Nikmatilah apa yang telah diberikan ketika anda berada di Janjang Sajuta, panorama alam yang memanjakkan mata seakan dapat melupakan seluruh kepenatan dalam diri. Dengan duduk-duduk di tempat yang sudah disediakan ketika berada di puncak, anda dapat menikmati keindahan sambil ditemani secangkir kopi atau teh hangat. Sangat menyegarkan jiwa serta raga, resap energi positif yang diberikan alam buang energi negatif yang ada dalam diri.

Ideas Wisata

Ideas wisata berikut semoga berguna untuk anda yang berencana mengunjungi Sajuta Janjang, yakni:

Lembang ialah destinasi wisata terkenal yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Salah satu tempat wisata yang terkenal di Lembang merupakan Taman Miniatur Kereta Api yang mempunyai luas tanah dekat 1800 m. Tempat wisata bimbingan ini mempunyai analogi 1- 24 dengan dimensi aslinya.

Taman bimbingan itu jadi miniatur kereta api terbanyak di Indonesia dikala ini serta amat sesuai buat didatangi bersama kanak- kanak. Perihal itu disebabkan tempat wisata menarik ini mempunyai banyak sekali miniatur yang dapat dipelajari mulai dari kereta api, alam sampai sebagian gedung terkenal.

Tidak cuma miniatur kereta api saja yang jadi energi raih di taman wisata Lembang ini, tetapi udaranya pula amat fresh sebab terletak di atas ketinggian( lapangan besar), tidak hanya itu wisatawan pula dapat sekalian mencari gambar istimewa. Selanjutnya merupakan review pendek hal taman bimbingan asal Ikon Kabupaten Bandung itu.

1. Miniatur

Bila berdialog pertanyaan energi raih Taman Miniatur Kereta Api hingga miniatur yang terbuat diatas tanah seluas 1800 m wajib dimasukan pada list yang sangat awal. Perihal itu disebabkan tujuan penting wisatawan mendatangi tempat wisata terkenal ini merupakan buat memandang miniatur yang terbuat amat mendekati dengan tipe aslinya.

Ada sekitar 10 miniatur kereta api yang hendak kamu temui lagi melintas jalan kereta api melampaui bermacam alam serta gedung. Bangunan- bangunan yang terdapat di dalam tempat wisata luar biasa ini pula beraneka ragam mulai dari stasiun kereta, kantor, rumah sakit, perumahan masyarakat serta sebagian miniatur gedung yang lain.

2. Alam

Energi raih selanjutnya yang dipunyai oleh tempat wisata bimbingan ini merupakan alamnya yang amat aman serta fresh berkah banyak pepohonan yang berkembang di sekelilingnya. Tidak cuma itu, sebab terletak di atas ketinggian dan jauh dari kota membuat wisatawan dapat menikmati hawa adem dan hawa yang amat fresh buat dihirup.

Sehabis puas mengitari miniatur kereta api wisatawan dapat istirahat sembari menikmati hawa adem dari alam dekat. Walaupun bukan wisata alam tetapi wisatawan sedang dapat memandang panorama alam hijaunya pepohonan yang terletak tidak jauh dari posisi yang saat ini lagi didatangi.

3. Wisata Kuliner

Memanglah Taman Miniatur Kereta Api bukan ialah tempat wisata kuliner tetapi didalam posisi wisata terkenal ini ada sebagian kedai ataupun gerai yang menjual santapan khas wilayah dekat. Hingga dari itu wisatawan dapat sekalian melaksanakan wisata kuliner kala menginjakan kakinya di tempat wisata bimbingan ini.

4. Tempat Wisata Terkenal Lainnya

Tidak jauh dari subjek wisata bimbingan asal Lembang ini ada sebagian tempat wisata terkenal yang lain semacam Sepeda Air, Taman Kelinci, Flying Fox serta sebagian tempat wisata menarik yang lain. Jadi kala wisatawan telah puas berlatih pertanyaan kereta api mereka dapat mendatangi tempat wisata yang lain yang terletak tidak jauh dari posisi saat ini.


Tujuan serta Arah Mengarah Lokasi


Tujuan Taman Miniatur Kereta Api

Buat posisi dari Taman Miniatur Kereta Api terletak di balik Grand Penginapan Lembang ataupun di Floating Market Lembang Jalan. Grand Penginapan Nomor. 33E Kabupaten Bandung, Lembang, Jawa Barat. Buat arah ekspedisi dapat diawali dari Alun- Alun Kota Bandung di Jalan. Asia Afrika mengarah Jalan. Banceuy setelah itu kelok kiri di Jalan.

Sehabis itu silahkan kelok kanan mengarah Jalan. Otto Iskandar Dinata kemudian kelok kanan lagi ke Jalan. Stasiun Timur serta kelok kiri ke Jalan. Perintis Kebebasan. Tidak jauh dari putaran tadinya kamu hendak menciptakan perempatan Jalan. Wastukencana kemudian kelok kiri serta lurus lalu hingga kamu menciptakan perempatan Jalan. Cihampelas.

Dari perempatan Jalan. Cihampelas silahkan kelok kanan serta lurus lalu hingga menciptakan lingkaran setelah itu ambil rute pergi awal mengarah Jalan. Dokter. Abdul Rivai kemudian kelok kanan di perempatan Jalan. Dokter. Gunawan. Dari Jalan. Dokter. Gunawan silahkan lalu lurus hingga kamu merambah Jalan. Dokter. Otten kemudian kelok kanan di perempatan Jalan. Dokter. Ehrlich.

Lalu di Jalan. Dokter. Ehrlich hingga mentok kemudian kelok kiri mengarah RSUP. Dokter. Hasan Sadikin Bandung setelah itu kelok kanan di Jalan. Pasir Kaliki serta lalu lurus hingga merambah Jalan. Sukajadi kemudian masuk lagi ke Jalan. Dokter. Setiabudi. Dari Jalan. Dokter. Setiabudi ini silahkan lurus lalu hingga kamu menciptakan pertigaan Jalan. Peneropongan Bintan setelah itu kelok kanan.

Lalu turut Jalan. Peneropongan Bintang hingga menciptakan perlimaan kemudian kelok kiri mengarah Jalan. Baruajak setelah itu merambah Jalan. Grand Penginapan serta posisi wisata bimbingan yang kamu menuju menentang terletak disebelah kanan jalur. Ekspedisi itu mempunyai jauh dekat 16, 2 Kilometer dengan lama ekspedisi memakai alat transportasi individu dekat 58 menit.

Taman Miniatur Kereta Api mempunyai 2 tiket masuk ialah tiket masuk Floating Market Lembang sebesar Rp 15. 000 per orang setelah itu harga tiket masuk taman miniaturnya merupakan Rp 25. 000 per orang. Butuh dikenal bila kamu mau mendatangi wisata bimbingan ini hendaknya tiba di weekday sebab hari libur serta hari prei hendak amat marak.

Subjek wisata terkenal ini buka tiap hari dengan determinasi dari hari Senin– Kamis buka dari jam 09. 00– 17. 00 Wib, setelah itu hari Jumat– Sabtu buka mulai jam 09. 00– 20. 00 Wib, sebaliknya buat hari Pekan serta hari prei buka mulai jam 08. 00– 20. 00 Wib. Silahkan samakan dengan durasi kamu bila mau liburan ke tempat wisata hits asal Lembang ini.


Kegiatan yang Menarik Dicoba di Taman Miniatur Kereta Api

1. Berlatih Pertanyaan Kereta Api serta Gedung Lainnya

Aktivitas menarik awal yang dapat kamu jalani di destinasi wisata terkenal ini merupakan berlatih hal kereta api. Perihal itu disebabkan ada dekat 10 miniatur kereta api bermacam tipe yang terbuat amat mendekati dengan aslinya, tidak cuma kereta api saja tetapi terdapat jalan kereta api dan stasiun pula yang dapat kamu pelajari.

Tidak cuma miniatur sekeliling kereta api saja yang dapat dipelajari oleh wisatawan kala menginjakan kaki di tempat wisata bimbingan yang mempunyai luas menggapai 1800 m ini, tetapi ada miniatur alam dan sebagian miniatur gedung menarik yang lain. Hingga dari itu tempat ini amat sesuai buat didatangi oleh kanak- kanak supaya dapat berlatih.

2. Berfoto

Amat disayangkan bila wisatawan yang mendatangi Taman Miniatur Kereta Api tidak melapangkan diri buat difoto. Alasannya terdapat banyak sekali miniatur yang dapat difoto ataupun dipakai selaku latar belakang gambar. Hingga dari itu, kala merambah tempat wisata istimewa ini kamu hendak memandang banyak sekali wisatawan lain yang padat jadwal bergaya didepan kamera.

Tidak cuma difoto saja tetapi kamu pula dapat merekam sebagian film yang dapat diedit jadi satu film istimewa. Alasannya seluruh miniatur di tempat ini amat mendekati dengan tipe aslinya alhasil mengutip gambar ataupun film dari ujung manapun, miniatur itu senantiasa hendak nampak semacam asli.

3. Bersantai Menikmati Alam

Tadinya telah luang dituturkan kalau Lembang terletak lumayan jauh dari kota serta mempunyai alam yang sedang banyak hendak pepohonan hijau dan terletak di lapangan yang lumayan besar. Perihal itu membuat hawa di dekat posisi Taman Miniatur Kereta Api ini jadi amat fresh buat dialami serta dihirup.

Hingga dari itu, tidak bingung bila kamu hendak memandang sebagian wisatawan yang bersantai di sebagian titik dalam tempat wisata miniatur ini. Sebab memanglah mereka lagi menikmati hawa yang amat fresh itu sembari melihat indahnya miniatur dari kejauhan. Apalagi terdapat pula yang terencana menghadiri subjek wisata hits ini buat membebaskan tekanan pikiran

4. Menikmati Wisata Kuliner

Sehabis membaca seluruh review tadinya memanglah kamu tidak hendak sepakat bila subjek wisata asal Kabupaten Bandung ini diucap selaku tempat wisata kuliner. Memanglah perihal itu betul terdapatnya, namun di dekat tempat wisata bimbingan ini kamu hendak menciptakan sebagian gerai yang menjual bermacam olahan khas wilayah dekat.

Warung- warung tersebutlah yang menghasilkan taman miniatur ini jadi tempat yang lumayan baik buat menikmati wisata kuliner. Oleh sebab itu untuk kamu yang hendak menginjakan kaki di tempat wisata terkenal itu hendaknya singgah pula ke warung- warung sekelilingnya buat merasakan olahan khas Kabupaten Bandung.

5. Menikmati Subjek Wisata Yang lain Dekat Taman

Aktivitas terakhir yang dapat kamu jalani merupakan mendatangi sebagian tempat wisata yang lain yang terletak tidak jauh dari posisi Taman Miniatur Kereta Api. Semacam yang telah dipaparkan tadinya bawalah posisi dari taman ini terletak di dalam Floating Market Lembang yang tidak hanya mempunyai taman miniatur sedang terdapat sebagian subjek wisata yang lain.

Semacam Paddle Boat, Taman Kelinci, Sepeda Air, Flying Fox, serta sebagian tempat wisata yang lain. Hingga dari itu bila kamu telah puas berlatih serta mau memandang subjek wisata yang lain hingga kamu cuma butuh berjalan kaki saja ke subjek wisata yang lain yang terletak di dekat taman miniatur itu. 

Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki yang populer disebut Taman Ismail Marzuki (TIM) merupakan sebuah pusat kesenian dan kebudayaan yang berlokasi di jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat. Di sini terletak Institut Kesenian Jakarta dan Planetarium Jakarta. Selain itu, TIM juga memiliki enam teater modern, balai pameran, galeri, gedung arsip, dan bioskop. Acara-acara seni dan budaya dipertunjukkan secara rutin di pusat kesenian ini, termasuk pementasan drama, tari, wayang, musik, pembacaan puisi, pameran lukisan dan pertunjukan film. Berbagai jenis kesenian tradisional dan kontemporer, baik yang merupakan tradisi asli Indonesia maupun dari luar negeri juga dapat ditemukan di tempat ini. Nama pusat kesenian ini berasal dari nama pencipta lagu terkenal Indonesia,


Sejarah Taman Ismail Marzuki

Diresmikan pembukaannya oleh Gubernur Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta Jenderal Marinir Ali Sadikin, tanggal 10 November 1968. TIM dibangun di atas areal tanah seluas sembilan hektare. Dulu tempat ini dikenal sebagai ruang rekreasi umum ‘Taman Raden Saleh’ (TRS) yang merupakan Kebun Binatang Jakarta sebelum dipindahkan ke Ragunan. Pengunjung ‘TRS’ selain dapat menikmati kesejukan paru-paru kota dan melihat sejumlah hewan, juga bisa nonton balap anjing di lintasan ‘Balap Anjing’ yang kini berubah menjadi kantor dan ruang kuliah mahasiswa fakultas perfilman dan televisi IKJ. Ada juga lapangan bermain sepatu roda berlantai semen. Fasilitas lainnya ialah dua gedung bioskop, Garden Hall dan Podium melengkapi suasana hiburan malam bagi warga yang suka nonton film. Tetapi sejak 37 tahun lalu suasana seperti itu tidak lagi dapat ditemukan. Khususnya setelah Bang Ali menyulap tempat ini menjadi Pusat Kesenian Jakarta TIM.


Ruang ekspresi

TIM sejak berdiri tahun 1968 lalu hingga kini telah menjadi ruang ekspresi seniman yang menyajikan karya-karya inovatif. Pertunjukkan eksperimen, suatu dunia atau karya seni yang sarat dengan dunia ide. Membuka pintu seluas-luasnya bagi ruang berpikir dan berkreasi menuju seni yang berkualitas. Untuk beberapa waktu lamanya harapan muncul suatu karya dalam dunia penciptaan, menjadi kenyataan. Panggung TIM menjadi marak dengan karya-karya eksperimen yang sarat ide. Ini ditandai oleh sejumlah kreator seni yang sempat membuka peta baru di atas pentas. Di antaranya Rendra, pimpinan Bengkel Teater Yogya dari kampung Ketanggungan Wetan Yogyakarta. Awalnya karya Rendra, berupa drama “Be Bop” atau drama mini kata “SSSTTT” ditayangkan dilayar kaca TVRI. Menyusul pentas drama klasik Yunani “Oedipus Rex”, “Menunggu Godot”, “Hamlet” dan karya pentas mini kata lainnya.


Koregrafer kondang, Sardono W. Kusumo, lewat pentas tari “Samgita Pancasona” menyuguhkan konsep gerak yang memiliki skala tak terbatas. Balerina terkemuka, Farida Oetojo mewarnai TIM denga karya baletnya yang berani. Slamet Abdul Syukur, yang lama bermukim di Prancis menggedor publik dengan konser piano “Sumbat” yang membuat penonton terpana. Sutradara teater Arifin C. Noer, Teguh Karya, Suyatna Anirun (Bandung), mempesona publik. Koreografer senior, Bagong Kusudiardjo, Huriah Adam, pelukis Affandi, Trisno Soemardjo, Hendra Gunawan, Agus Djaya, Oesman Effendi, S. Sudjojono, Rusli, Rustamadji, Mustika mengisi TIM dengan karya-karya mereka yang indah dan artistik.

Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Ide pembuatan miniatur Indonesia ini bangkit setelah Ibu Negara mendengarkan dan menghayati isi pidato Presiden Soeharto tentang keseimbangan pembangunan umum DPR GR Tahun 1971.

Selain itu, beliau juga sering menyertai Presiden mengunjungi negara-negara sahabat dan melihat objek-objek wisata di luar negeri. Sehingga bangkit gagasan untuk membangun taman rekreasi yang menggambarkan keindahan dan keberagaman Indonesia. Melalui taman rekreasi ini, diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia. Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur “Indonesia Indah”, yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.

TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektare. Aslinya topografi TMII agak berbukit karena merupakan danau raksasa yang dikeringkan, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.


Anjungan Daerah

Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan provinsi ini dibangun di sekitar danau dengan miniatur Kepulauan Indonesia, secara tematik dibagi atas enam zona; Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Tiap anjungan menampilkan bangunan khas setempat. Anjungan ini juga menampilkan baju dan pakaian adat, busana pernikahan, baju tari, serta artefak etnografi seperti senjata khas dan perabot sehari-hari, model bangunan, dan kerajinan tangan. Semuanya ini dimaksudkan untuk memberi informasi lengkap mengenai cara hidup tradisional berbagai suku bangsa di Indonesia. Setiap anjungan provinsi juga dilengkapi panggung, amfiteater atau auditorium untuk menampilkan berbagai tarian tradisional, pertunjukan musik daerah, dan berbagai upacara adat yang biasanya digelar pada hari Minggu. beberapa anjungan juga dilengkapi kafetaria atau warung kecil yang menyajikan berbagai Masakan Indonesia khas provinsi tersebut, serta dilengkapi toko cenderamata yang menjual berbagai kerajinan tangan, kaus, dan berbagai cenderamata.

Sejak tahun 1975 hingga tahun 2000 rancangan asli TMII terdiri atas anjungan rumah adat dari 27 provinsi di Indonesia, termasuk Timor Timur. Akan tetapi setelah Timor Leste merdeka dan memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002, status anjungan Timor Timur berubah menjadi Museum Timor Leste. Selain itu karena kini Indonesia terdiri atas 34 provinsi, anjungan-anjungan provinsi baru seperti Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Gorontalo, Kepulauan Riau, dan Papua Barat telah dibangun di sudut Timur Laut TMII, walaupun ukuran dan luas anjungan provinsi baru ini jauh lebih kecil dari anjungan provinsi yang telah dibangun sebelumnya.

Bertahun- tahun area ini jadi pundi- pundi ekonomi untuk masyarakat dekat yang melaksanakan penambangan batuan kapur. Kikis untuk kikis badan batu kapur berumur itu merupakan pangkal mata pencaharian penting merekaBagi masyarakat Jogja, menikmati liburan asyik bersama keluarga tidak butuh jauh- jauh pergi kota. Sebab di jantung Kota Jogja, terdapat Sindu Kusuma Edupark yang sediakan taman main yang tentu hendak digemari oleh seluruh badan keluarga tidak lain kanak- kanak.

Taman main ini sediakan sampai 15 lebih sarana game. Dengan rancangan yang lumayan menarik serta keamanan yang aman penuh, tempat wisata ini ditentukan dapat melegakan haus wisata Kamu bersama seluruh keluarga.


Sejenak Sindu Kusuma Edupark Jogja

Obyek wisata yang terdapat di area Sleman, Jogjakarta ini dibentuk pada tahun 2014.

Mengangkat tagline“ The City Of Fantasy, Sarana Wisata Keluarga”, Sindu Kusuma Edupark( SKE) sediakan bermacam tipe sarana game serta sarana bimbingan.

Betul, tidak hanya sarana game, edupark yang terletak di dalam area seluas 7 hektar ini pula sediakan sarana bimbingan dalam wujud museum Omah Batik serta Omah Nada.

Di kedua sarana ini, kita dapat berlatih seluruh perihal mengenai batik serta nada dari semenjak kemunculannya sampai dikala ini.


Kegiatan serta Sarana di Sindu Kusuma Edupark

Banyaknya sarana yang ada di tempat ini membagikan opsi kegiatan yang beraneka ragam untuk para wisatawan. Selanjutnya ini sebagian sarana serta kegiatan yang dapat wisatawan jalani di Sindu Kusuma Edupark Jogja:

1. Cakra Manggilingan

Cakra Manggilingan merupakan sarana terpopuler di Sindu Kusuma Edupark. Apalagi, sarana ini telah jadi simbol Kusuma Edupark Jogja serta jadi hidangan awal sedetik sehabis kita merambah posisi.

Cakra Manggilingan terdapat di zona sangat depan area wisata. Wujudnya berbentuk flayer setinggi 48 m dengan 28 kabin penumpang.

Dikala menaiki sarana ini, kita dapat merasakan serunya kehebohan melayang di hawa sembari menikmati panorama alam Kota Jogja serta Gunung Merapi di kejauhan situ.

Dikala malam hari, panorama alam Kota Jogja dari atas sarana yang pula diketahui dengan julukan sarana Ferris Wheel ini terus menjadi sempurna berkah riasan berkilauan gerlip lampu kota.

Cakra Manggilingan ini ialah flayer paling tinggi no 1 di Indonesia serta no 6 di Asia Tenggara.

2. Trampolin

Sarana Trampolin di Sindu Kusuma Edupark dipanggil Panggon Lunjak. Semacam lazim, di sarana ini kita dapat melaksanakan bermacam style salto ataupun apapun dengan dorongan Trampolin.

Trampolin di tempat ini pula lumayan besar alhasil kita tidak butuh takut pergi arena sebab sangat besar melompat.

Tidak hanya itu, buat membenarkan wisatawan dalam situasi nyaman, di sarana ini pula telah disiapkan sebagian aparat pengawas.

3. Segway

Sarana yang satu ini bisa jadi sedang tidak sering kita temui di tempat- tempat wisata lain. Apalagi, Segway yang terdapat di Sindu Kusuma Edupark ini saja informasinya diimpor langsung dari Amerika.

Segway merupakan perlengkapan pemindahan perorangan yang cuma dapat dinaiki oleh satu orang saja. Wujudnya istimewa serta membutuhkan penyeimbang buat mengendarainya.

Tetapi hening saja, pengujung yang mau berupaya sarana ini hendak diberi bimbingan dahulu oleh pengelola wisata hingga betul- betul dapat mengendarainya dengan cara mandiri.

4. Flying Chair

Sarana ini hendak bawa pengujung berpusar di atas ketinggian dekat 4 m. Sembari menikmati kehebohan melayang di hawa, kita pula dapat menikmati kemeriahan di dekat posisi Sindu Kusuma Edupark.

Tetapi wisatawan yang diizinkan menaiki sarana ini merupakan wisatawan yang mempunyai besar tubuh minimal 120 cm.

5. Flying Bicycle

Sarana ini dipanggil pula dengan julukan Sepeda Mabur. Sarana ini berupa bangku bulat dengan 2 gonjangan.

Satu kabin sanggup menampung 2 orang wisatawan yang esoknya hendak bersama- sama menarik dayung buat menggerakkan sarana mengitari jalan selama 100 m.

Serupa semacam Flying Chair, sarana ini pula cuma dapat dinaiki oleh pengujung yang mempunyai besar tubuh minimal 100 cm.

6. Cinema 8D

Tidak hanya cinema 4D terdapat pula cinema 8D. Nah keunggulan dari sarana ini dibanding dari bioskop 4D, merupakan property dan perkakas pemirsa yang lebih komplit alhasil kehebohan menyaksikan pementasan hendak lebih terasa jelas.

7. Rumah Hantu

Sarana yang tidak takluk menarik spesialnya untuk yang memiliki keberanian besar merupakan sarana rumah makhluk halus ataupun House Of Terror.

Di sarana ini, pengujung hendak dibawa merambah ruangan hitam nan seram yang dihiasi bermacam berbagai property horror.

Untuk yang tidak kokoh dengan keadaan yang mengerikan hendaknya tidak berupaya sarana Rumah Makhluk halus ini.

8. Omah Batik

Inilah salah satu sarana bimbingan yang diadakan Sindu Kusuma Edupark Jogja( SKE). Untuk pengujung yang senang dengan batik, hingga dapat memperdalam wawasan mengenai perbatikan di sarana ini.

Seluruh perihal mengenai batik dapat dipelajari di wahan Omah Batik ini mulai dari tipe- tipe nya sampai dini mula keberadaannya.

9. Omah Musik

Tidak hanya Omah Batik, Kusuma Edupark pula sediakan sarana bernama Omah Nada untuk penggemar nada yang mau mengenali lebih dalam mengenai permusikan.

Di dalam sarana yang mendekati museum ini, para pengunjunga bisa memandang bermacam perihal yang berhubungan dengan nada semacam novel melirik lagu, kaset, pemutar nada klasik, sampai mencermati lagu ataupun nada Indonesia zaman dahulu.

Tidak hanya sarana serta kegiatan di atas, di Sindu Kusuma Edupark sedang banyak sarana serta kegiatan lain yang dapat kita nikmati.

Di situ pula sedang terdapat sebagian sarana yang tidak takluk menariknya semacam sarana Mobil Kuno, Cleret Besar perut, Dino Park, Kereta api Kecil, Akrobat Putar, Kereta api Kluthuk, serta Bumper Car.


Taman Lampu Sindu Kusuma Edupark Malam Hari

Tidak cuma menarik dikala didatangi siang hari saja, tetapi obyek wisata ini pula amat memesona dikala didatangi pada malam hari.

Terlebih untuk wisatawan yang mau difoto dengan kerangka warna warni lampu, hingga bertamu ke Sindu Kusuma Edupark pada malam hari merupakan tahap yang pas.

Dikala malam seluruh area wisata ini nampak amat bagus dengan terdapatnya lampu- lampu sarana.

Sarana yang dikala siang harinya nampak biasa- biasa saja, malam harinya berganti jadi amat luar biasa. Taman SKE pada malam hari betul- betul jadi salah satu tempat wisata romantis di Jogja.


Posisi Sindu Kusuma Edupark

Tujuan komplit obyek wisata Sindu Kusuma Edupark( SKE) ini terletak di Jalur Magelang Kilometer. 2 Sinduadi, Mlati, Sleman, Wilayah Eksklusif Yogyakarta.

Lokasinya terletak di tengah kota alhasil aksesnya juga hendak amat gampang.

Arah yang dapat dilewati para pengujung buat hingga di posisi wisata ini salah satunya lewat arah utara ataupun lewat Jalur Kaliurang.

Melampaui jalur ini, silahkan arahkan tujuan ke Jalur Magelang lewat Ring Road Utara. Nah sehabis hingga di perempatan Jambor, hingga berbeloklah ke kiri setelah itu simak saja kediaman penanda jalur ke SKE.

Oh betul, Tidak hanya ke tempat wisata ini, para wisatawan yang berawal dari luar kota pula dapat berkunjung ke tempat wisata yang lain yang terdapat di Jogja.

Tempat- tempat wisata yang lumayan populer serta dekat dari posisi SKE antara lain Tugu Jogja Kembali, Taman Lentera, Taman Pelangi Jogja, serta Taman Cerdas Jogja.


Jam Buka Sindu Kusuma Edupark Jogja

Wisatawan dapat tiba ke tempat wisata ini tiap hari melainkan hari Selasa. Jam operasional nya diawali pada jam 08. 00 sampai jam 23. 00 Wib.

Durasi Kunjungan Jam Operasional

Tiap Hari( melainkan Selasa) 08. 00– 23. 00 WIB


Harga Tiket Masuk Sindu Kusuma Edupark

Buat merambah area wisata ini wisatawan wajib membeli tiket masuk dengan harga Rp20. 000.

Durasi Kunjungan Harga Tiket

Tiap Hari Rp20. 000

Harga tiket masuk Sindu Kusuma Edupark terkategori ekonomis sebab telah melingkupi akses ke 2 sarana bimbingan ialah Omah Batik serta Omah Nada.

Tidak hanya itu, dengan harga tiket masuk itu, kita pula telah dapat menikmati kebugaran air di sarana waterpark nya.


Masih ada orang yang tidak bisa membedakan HeHa Sky View dan HeHa Ocean View. Padahal, sesuai namanya, HeHa Ocean View menawarkan pemandangan laut sedangkan HeHa Sky View menawarkan pemandangan langit di atas Kota Jogja.

Meskipun sama-sama terletak di Gunungkidul, HeHa Sky View lebih mudah dijangkau dari Kota Jogja. Selain itu, lebih sesuai untuk wisatawan yang datang bersama anak kecil atau orang tua karena tidak perlu berjalan kaki terlalu jauh.


RUTE KE HEHA SKY VIEW

Rute termudah ke HeHa Sky View adalah melalui Jl. Jogja – Wonosari sekitar 12 km. Setelah melewati Tugu Selamat Datang Gunungkidul, belok kanan ke Jl. Patuk – Dlingo sekitar 500 meter. Tibalah kita di HeHa Sky View.


TARIF PARKIR DI HEHA SKY VIEW

Ada dua tempat parkir di HeHa Sky View. Tempat parkir VIP terletak di depan dan sebelah lobi, sedangkan kantong parkir yang lebih luas (dan murah) terletak di seberang jalan.


Tarif parkir kantong parkir (seberang jalan)

Motor/Sepeda = Rp3.000

Mobil = Rp5.000

Elf/HiAce = Rp25.000

Bus = Rp50.000

Tarif parkir VIP (depan & samping lobi)

Mobil = Rp25.000


JAM BUKA DAN HARGA TIKET MASUK HEHA SKY VIEW

Harga tiket masuk HeHa Sky View berbeda pada hari-hari dan waktu tertentu.

Senin – Jumat

Pk 11.00-15.00 = Rp15.000 per orang

Pk 15.01-21.00 = Rp20.000 per orang

Sabtu, Minggu, dan hari libur

Pk 08.00-21.00 = Rp20.000 per orang

Dari info di atas, kita bisa dapat tiket lebih hemat bila masuk sebelum pukul 4 sore dan bukan akhir pekan atau hari libur. Lagipula tempat ini biasanya terlalu ramai saat akhir pekan dan hari libur.


SPOT FOTO DI HEHA SKY VIEW

HeHa Sky View memiliki banyak spot foto yang keren. Namun, bila ramai, seringkali kita harus antri lama untuk berfoto di sana. Kita juga perlu membayar tiket lagi, harganya sebagai berikut:

Sky Glass = Rp30.000 per orang

Wall Climbing = Rp30.000 per orang

Sky Balloon = Rp20.000 per orang

HeHa Aeroplane = Rp.20.000 per orang

Reflecting Pool = Rp10.000 per orang

Selfie Garden = Rp10.000 per orang

Setiap spot foto sudah ada fotografernya, kita tinggal membayar Rp5.000 lagi untuk setiap file yang kita copy.

Banyak wisatawan yang tidak siap dengan hal ini, terutama bila datang bersama keluarga atau rombongan. Idealnya sih kita menyiapkan bujet sekitar Rp100.000 per orang. Bila semobil ada 7 orang, totalnya tinggal dikalikan saja.

Namun, bila bujet kita terbatas, ada banyak cara untuk tetap having fun di HeHa Sky View ini. Banyak sudut yang instagramable tanpa harus bayar, misalnya berfoto dengan latar belakang Sky Balloon. Gak harus naik ke wahananya kok, yang penting kan dapat foto keren.


FOOD STALL DI HEHA SKY VIEW

Kita tidak diperbolehkan membawa makanan atau minuman dari luar HeHa Sky View, selain kue ulang tahun. Namun, jangan khawatir, di dalam banyak food stall dengan konsep street food di area bawah. Harganya pun terjangkau.

Food stall yang tersedia di HeHa Sky View adalah Kebab Turki, Bakso Legenda, Taichan Kerakyatan, Huh Hah, Jagung Bakar Gadis Jingkrak, Nasi Berkat Khas Gunungkidul, Ropang Gendut, Warung Siomay Kang Yuda, Manis Manja Ice Cream, Pempek Eco, Pisang Keju Enak Poll, dll.


RESTO DI HEHA SKY VIEW

Di HeHa Sky View juga ada restoran yang dihubungkan melalui skybridge. Restoran ini terdiri atas empat lantai. Lantai 1 untuk à la carte dengan desain keluarga dan dilengkapi pendingin ruangan. Lantai 2 melayani pengunjung yang datang bersama rombongan. Lantai 3 adalah rooftop setengah terbuka. Lantai ini juga memiliki spot foto selfie ikonik dari Heha Sky View, yaitu Sky Glass.

Harga makanan di resto berkisar Rp50.000-Rp100.000 untuk menu Indonesia/Asia dan Rp 100.000-Rp200.000 untuk menu Australia.


FASILITAS LAINNYA DI HEHA SKY VIEW

Selain restoran dan food stall, Heha Sky View juga memiliki ruang rapat untuk ukuran medium yang dapat menampung 40 orang. Ruang rapat ini berada di lantai bawah restoran.

Heha Sky View juga menyediakan area bean bag yang berada tepat di samping area Sky Balloon. Lalu ada juga taman berbentuk terasering, live music setiap hari di Sky View Area, musala berkapasitas 50 orang, toilet, dan toko souvenir.

We found Reset